04
Jun
09

Arti Seorang Teman (That’s what friends are for)

Arti-SahabatLatihan Koor Rutin TW6C Rabu, 3 Juni 2009 Gereja HKBP Pejuang

Setiap kita pastilah memiliki teman dan masing2 punya definisi sendiri tentang seorang teman. Ada yang mendefinisikan teman adalah orang yang mengerti kita, ada juga yang mengartikan sebagai orang yang mau mendengar kita, atau juga sebagai orang mau diajak melakukan sesuatu bersama-sama. Dari definisi itu, teman ini juga bisa dibagi lagi pengelompokannya menjadi bermacam-macam. Ada teman baik, teman dikala duka, teman dikala suka bahkan ada yang lebih ekstrim dan nyeleneh lagi  dan sebaiknya tak usah ada lah dalam kamus pertemenan kita yaitu teman parjahat (he.. he.., biar rame).

Dalam acara latihan koor rutin TW6C (latihan Rabu malam) ada lagi kategori teman yang muncul dalam benak moderator TW6C yaitu “Teman Se-Iman” ya teman se-iman. Sesi “mangkata-hatai (ngobrol2)” sebelum masuk acara latihan koor sambil menunggu anggota yang belum hadir memunculkan ide ini tentang arti teman se-iman. Saling menguatkan, saling berbagi dan saling memberi (ide dan masukan2) kepada saudara nya yang membutuhkan begitu terasa dalam sesi ngobrol-ngobrol itu. Seorang anggota TW6C terkena imbas krisis ekonomi global, dia di PHK oleh perusahaan setelah mengabdi selama 15 tahun. Tanpa diminta, teman2-nya di TW6C memberikan masukan2 dan saran2 supaya tetap kuat dan tabah (yang kesannya adalah rasa “prihatin”) kepada anggota TW6C yang di-PHK itu. Ide dan tanggapan yang “nyeleneh” dan rasanya seperti melawan arus dari ide yang telah diungkapkan oleh temen2-nya di TW6C justru datang dari “teman se-iman” dari wijk-3 (sdh 2 minggu ini TW6C dan Paduan suara wijk-3 latihan bersama di gereja HKBP Pejuang) Lae Ninggor Pardede. Ide Lae Pardede ini sangat menarik karena justru beliau tidak menggaap kasus PHK-nya teman anggota TW6C itu sebagai sesuatu yang di-prihatinkan. “Ah…. Au pe baru di PHK do, sarupa ma hita” (ah.. aku juga baru di PHK, sama lah kita”) kata beliau membuka idenya. Selanjutnya beliau mengatakan “Adong do pesangonna kan? (“tapi dikasi pesangon ka?”), berati masih lebih beruntung Lae, masih banyak orang yang di-PHK tapi gak dikasi pesangon. Jadikan itu sebgai batu loncatan, tak ada bidang kerjaan di dunia ini yang mentok atau buntu atau tidak diperlukan lagi. Saran saya tetap berusaha cari pekerjaan dan jangan sekali-kali mencoba bidang pekerjaan baru yang belum dikuasai, karena hal itu bisa menyedot tenaga dan biaya yang besar. Olo do dang tahilala hape uang pesangon i nga habis ala sai mancobai usaha bidang baru on” (kadang kita gak sadar uang yang ada/pesangon itu sudah habis karena mencoba bidang baru itu). Ide yang cukup cemerlang ini datang dari teman se-iman TW6C… wah inilah untungnya punya temen se-iman, bisa dapat konsultasi gratis dengan ide2 yang menguatkan.

Pukul 20.45 WIB acara latihan pun dimulai, paduan suara wijk 3 masuk ke dalam ruang konsistori gereja sedangkan TW6C memakai ruang gereja. Kelompok Paduan Suara yang “Ber-jiwa Besar” itulah salah satu penilaian yang dapat diambil oleh moderator TW6C terhadap Paduan Suara Wijk-3 ini. Mereka selalu mengalah dengan menggunakan konsistori gereja sebagai tempat latihan jika TW6C batal/terhalang latihan di rumah anggota shg mengalihkan latihannya di Gereja HKBP Pejuang. Kembali wujud ‘Teman Se-Iman ini nyata dalam latihan malam itu.

Ada 2 lagu koor yang dilatih oleh TW6C malam itu. Yang pertama lagu “Carilah Yang Baik” karya cipta Pdt. J. Doloksaribu yang akan dinyanyikan dalam pelayanan TW6C di kebaktian minggu ke-4  dan lagu “Idama Ulinai” karya cipta Gorga, sebuah lagu tentang pemberkatan nikah yang disiapkan untuk dibawakan dalam pelayanannya di acara pernikahan salah satu anak dari anggota TW6C (kembali arti teman ingin ditunjukan oleh TW6C terhadap salah seorang anggotanya).

Arti seorang teman yang rindu untuk berbagi juga ditunjukan oleh Kel. St. J.H. Parhusip/Br. Hasibuan. Konsumsi Acara latihan koor di gereja yang biasanya cuma Aqua gelas, ditambahi beliau dengan Kopi dan Teh manis panas plus krupuk rempeyek (kriyuk..kriyuk).

Kesan tentang pertemanan dan arti seorang teman ini mengingatkan moderator TW6C Diary akan sebuah lagu tentang persahabatan karya Bacharack yang dipopulerkan oleh Dionne Warwick, Gladys Knight dan Stevi Wonder berjudul That’s Wahat friend are For”

That’s What Friends Are For

Performed with Dionne Warwick, Gladys Knight and Stevie Wonder
Written by Bacharach
Released as a UK single in 1985

And I never thought I’d feel this way
And as far as I’m concerned
I’m glad I got the chance to say
That I do believe I love you

And if I should ever go away
Well then close your eyes and try
To feel the way we do today
And then if you can remember

Keep smiling, keep shining
Knowing you can always count on me, for sure
That’s what friends are for
For good times and bad times
I’ll be on your side forever more
That’s what friends are for

Well you came in loving me
And now there’s so much more I see
And so by the way I thank you

Oh and then for the times when we’re apart
Well then close your eyes and know
The words are coming from my heart
And then if you can remember

Terakhir… latihan koor Rabu depan tanggal 10 Juni 2009 kembali dilaksankan di gereja HKBP Pejuang, karena ada halangan di rumah anggota yang jadwal latihan TW6C seharusnya bertempat di rumahnya. (ETS)


4 Responses to “Arti Seorang Teman (That’s what friends are for)”


  1. Juni 4, 2009 pukul 8:27 am

    Syaloom Allehem …

    Cerita di atas tentang PHK jadi mengingatkan saya yg bernasib sama dgn lae Simanjuntak. 20 tahun kurang 6 bulan mengabdi di PT. Astra Otoparts Group Div. Mandiri (PT. FSCM Mfg. Indonesia). Yang ada dipikiran saya saat itu adalah saya bekerja di perusahaan tsb. sampai pada usia pensiun (55 tahun). Namun, bukan kehendak kita yang jadi tapi kehendak Tuhan. Mungkin Tuhan katakan, hey Napitupulu … ! cukuplah kamu mendapatkan berkat (rejeki) melalui PT. FSCM Mfg. Indonesia tsb. selama 20 tahun kurang, kan dari hasil jerih payahmu bekerja di situ, kamu bisa menikah, bisa mempunyai anak, bisa mempunyai rumah, dan harta benda lainnya. Apakah itu kurang cukup ???!!!
    Sebenarnya kalau saya diperbolehkan Tuhan untuk negoisasi, saya akan berkata kepada Tuhan : “Tuhan, kenapa saya di phk pada saat saya masih banyak membutuhkan biaya ‘tuk menyekolahkan putri saya Esra yang masih SD dan masih panjang perjalanannya ‘tuk menempuh pendidikan ?”
    Bermacam pertanyaan timbul dalam benak saya pada saat itu, 1 tahun saya luntang-lantung mencoba mencari peruntungan utk melanjutkan hidup saya & keluarga yg sangat saya cintai, kerja serabutan, yang penting dapat uang dengan cara yang tidak melanggar perintah & larangan Tuhan. Selama setahun inilah saya diuji oleh Tuhan, sampai dimana saya sanggup berusaha mengais rejeki. Hal-hal baru saya coba yang tidak sesuai dengan kemampuan saya (seperti yg dikatakan Bp. N. Pardede), ternyata tidak membuahkan hasil, menggerogoti uang pesangon yg saya peroleh, yang makin lama makin menipis, sementara kebutuhan hidup jalan terus.
    Namun Tuhan maha baik, Dia tidak membiarkan saya sampai jatuh terjerembab, Dia selalu memberikan jalan keluar kepada anak-anak yang dikasihiNya tepat pada waktunya, asalkan kita tetap berusaha dan selalu berdoa memohon kepadaNya, pastilah Dia akan mengabulkannya.
    Medio Maret 2008, saya kembali mendapatkan pekerjaan, meskipun mulai dari nol lagi (gaji kecil dibanding dengan gaji dari perusahaan terdahulu), namun saya mensyukurinya dan memakainya dengan pandai-pandai supaya cukup. Kegiatan yg suka ngeluarkan dana, terpaksa dikurangi, santabi tu Koor Ama, belakangan ini saya sengaja absen dari koor Ama karena untuk sementara ini, saya tidak bisa mengikuti kegiatannya yang sering membutuhkan dana (makan-makan, dlsbg), bagi anggota koor Ama yg masih bisa mengikuti kegiatan tsb., maju terus makan-makannya tapi janganlah pula kendor performanya waktu menyanyikan lagu pujian pada hari Minggu di Gereja, belakangan ini sering fals dan tidak padu suaranya (maaf, sedikit koreksi). Tu lae Simanjuntak, unang pola gentar hamu laho menghadapi parngoluan on, tetap berusaha & berdoa, Tuhan tidak akan membiarkan kita jatuh sampai terjerembab, seperti yang saya alami.
    Teriring salam & doa dari saya, Syaloom Alleha …

    • 2 wijk6choir
      Juni 5, 2009 pukul 8:09 am

      Testimoni yang sangat menguatkan dari Amang Sintuanami (Teman se-Iman kami, Teman se-Koor kami, Teman se-perjuangan, Teman yang kami kasihi banyak lagi definisi teman yang layak disandang oleh Amang… .) Mauliate godang, semoga dibaca oleh kawan2 kita yang sedang menghadapi tekanan2 dalam hidupnya. Syaloom.. alehim

  2. 3 Ninggor Pardede
    Juni 18, 2009 pukul 12:16 am

    Ai sai pintor paboa on ni lae parjabuon do nian angka panghataion ta, alai tole ma sai tu dumenggan na ma hita saluhut.
    Adong do ende muse taringot tu pertemanan on, judul logu na “HAGOGOON DOHOT APUL-APUL” molo so sala BE No. 767. Rap ta endehon pe di ariari nanaeng ro.

    • 4 wijk6choir
      Juni 19, 2009 pukul 3:37 am

      He.. He… sorry lae tidak conform dulu sama Lae. Alai ala na denggan do saranmuna i jadi pintor ro ide manurathon di Diary ni TW6C on.
      Jangan lelah memberi ide2 ya Lae!!

      Horas ma


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Radio Online

Waktu Hari ini :

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

BeasiswA n’ Lowongan Kerja

Info Beasiswa D1 D3 S1 S2

Blog Stats

  • 31,987 hits

IP-Ku

My Popularity (by popuri.us)
Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Info Geotoolbar

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

Nilai Blog’s TW6C

free counters

Peta Lokasi Pengunjung :


%d blogger menyukai ini: