08
Jan
09

Makan “Kung” (RW / B1) Rica2… Hmmm.. Sedaaap..

RW_Rica2 / Efrael

RW_Rica2 / Efrael

Rabu 7 Januari 2009, Rumah Kel. H. Silitonga / Br. Sihombing

Latihan Koor perdana TW6C Tahun 2009 dilaksanakan kemarin malam di rumah Kel. H. Silitonga / Br. Sihombing (personil Tenor dan Alto TW6C). Suasana tahun baru masih cukup terasa, saat bersalaman dengan tuan rumah dan sesama anggota yang hadir ucapan ”Selamat Tahun Baru” terucap dari setiap anggota.

Setelah cukup banyak anggota yang hadir, Amang H. Silitonga memberi kode kepada Ketua supaya acara marsipanganon (makan) bisa dimulai. Kayaknya Amang H. Silitonga sudah tidak sabar ingin segera menjamu TW6C makan malam di rumahnya. Seperti soso2 (pemberitahuan) yang disampaikannya kepada anggota TW6C yang hadir saat acara syukuran rumah baru guru koor TW6C Sabtu tanggal 3 Januari 2009 kemaren ”asa unang pola mangan di jabuna be, ala marsipanganon do dibahen inanta dijabu” dan malam itu jamuan makan malam sudah disiapkan keluarga Amang H. Silitonga/Br. Sihombing. Semua anggota langsung menyanggupi/menyetujui. Rupanya sudah pada lapar juga semua anggota. Soso2 Amang H. Silitonga ditambah sms Ketua ke semua anggota ”asa unang pola mangan sian jabu na be” berhasil dan ”ditolopi” (disanggupi) oleh anggota TW6C. Acara pun dibuka dengan doa dan pembacaan renungan harian oleh ketua, dilanjutkan kemudaian dengan doa makan oleh tuan rumah (Inang Ny. H. Silitonga / Br. Sihombing)

Saat tiba di dapur, di meja makan sudah terhidang makanan yang lezaat2 (Hmmm…. jadi ngileer nih), menunya cukup beragam Ayam Goreng Krenyes2, Udang Asam Manis, Sayur lalap dan yang paling spesial adalah menu Daging ”Kung” (RW/B1) Rica2 made in Amang H. Silitonga. Melihat menu spesial itu (Daging Kung) serempak Amang St. M.T. Napitupulu dan Amang H. Purba berujar : ”Sudah kuduga pasti ada jagal (daging) Kung Rica2, mantaff lah ini”. Sambil menyendok makan ke piringnya, tak henti2nya Amang St. M.T. Napitupulu dan Amang H. Purba mempromosikan kepada semua anggota tentang begitu sedapnya Daging Kung buatan Amang H. Silitonga, ”Pedes tapi bikin ketagihan” begitu kata mereka berpromosi. Tambah semangatlah pulak bapak2-nya TW6C pengen menyantap Daging Kung Rica2 itu.

Memang benar lah pulak…. gak percuma rupanya Amang St. M.T. Napitupulu dan Amang H. Purba berpromosi. Nikmat dan sedap betul Daging Kung buatan Amang H. Silitonga itu. Pedas dan memancing keluar keringat saat makan, dan segar rasanya saat keringat mengucur di dahi dan badan. Hampir semua Bapak2-nya TW6C tambah makannya, ada yang 2 piring, bahkan ada pula yang nambah sampai 3 piring. Ibu2 nya juga gak mau kalah, Inang Ny. Sitohang Br. Sihotang berujar tabo do tutu bah, asli hian dope angka bumbu2 nai, hera masakan na di huta-huta” (memang enak ya, asli bumbu2nya, seperti masakan di kampung). Tapi kasihan juga anggota2 TW6C yang tidak suka makan Daging Kung (Amang L. Sagala, Inang Ny. M. Sinaga Br. Sihotang dan Inang Ny. St. M.T. Napitupulu Br. Situmeang), mereka hanya mesem2 saja menyaksikan kawan2nya begitu menikmati hidangan daging kung itu. Untuk menghibur diri sendiri, Amang Sagala berujar mengapa Dia tidak mau makan daging kung ”Kasihan saya, anjing kan binatang paling setia, dan saya pecinta binatang” ( He.. He… bisa aja ngelesnya Amang L. Sagala ini).
Usai makana malam, istirahat sambil ngobrol2 sebentar. Ketua berseloroh kepada Amang H. Silitonga ”Yang pernahnya Amang tinggal di Manado? Pas bangat rasa masakan Amang ini dengan masakan di restoran2 Manado itu”. Amang H. Silitonga kemudian menceritakan bagaimana sejarahnya Ia sampai bisa memasak Daging Kung Rica2. Rupanya Beliau pernah tinggal lama di Batam dan di sana Beliau banyak bergaul dengan orang2 Ambon, Flores dan Manado yang memang suka memasak dan makan Daging Kung Rica2 ini. (O..o..o… gitu rupanya ceritanya..). ”Harusnya Amang segera bergabung dengan koor ama, karena koor ama suka sekali makan Daging Kung” kata Ketua TW6C. ”He… He…, boi ma i” kata Amang H. Silitonga.

Cukup lama juga waktu yang tersisa dalam acara makan malam bersama. Sampai pukul 22.00 WIB. Gak apa2 lah ya… kan suasana taun baru. Walau begitu latihan koor tetap dilaksanakan. Lagu ”Nang Humuntal Pe Robean” karya Drs. Bonar Gultom (Gorga) dipilih guru koor sebagai lagu yang dilatih malam itu. Awalnya susah, namun berhasil juga TW6C menyanyikannya sampai bait terakhir.

Acara latihan diakhiri tepat pukul 22.45 WIB, diselingi dengan pengumuman2 dari ketua tentang rencana ”Bona Taon” TW6C yang akan dilaksanakan akhir bulan Januari 2009 (tanggal 31 Januari 2009 kalau tidak ada perubahan) dan disepakati dilaksanakan di Kediaman Kel. Amanag L. Sagala/Br. Gultom Aralia Blok HY-25 No. 5 Harapan Indah. Untuk acara latihan Rabu depan tanggal 15 Januari 2009 disepakati dilaksanakan di rumah Kel. St. J.H. Parhusip / Br. Hasibuan sekalian melaksanakan acara mamoholi bagi keluarga mereka.


5 Responses to “Makan “Kung” (RW / B1) Rica2… Hmmm.. Sedaaap..”


  1. 1 Ninggor Pardede
    Januari 9, 2009 pukul 12:11 am

    Horas, gabe ro ijur. Holan na mangan do puang TWC on molo latihan koor. Annon mangan muse ala naung mulak muse na mudik.
    Songon na tariparhon hamu jo jagal kung nai tu gareja ari jumat borngin ate.

  2. 2 wijk6choir
    Januari 9, 2009 pukul 2:42 am

    Horas Amang N.Pardede, Lama gak berkunjung????. Kemana Aja??
    Hmmmm… Tabo nai memang jagal Kung i bah… Sahat tu saonari.. terasa dope siak ni bumbu nai… gabe terbayang2 terus. Alai bayangan nama ala nunga suda (habis) be…, molo mangallang kung muse TW6C, huingot hami pe mambungkus saotik tu Amang ate… He.. He…, Mauliate.. Horas

  3. 3 Tambunan
    Januari 9, 2009 pukul 3:53 am

    Krenyessss….. krenyesss, itu kata Jose kalau habis makan enak, racikan Lae Silitonga emang krenyess.
    Ternyata CHEF Kung Rica2 itu ada Villa Mutiara Gading. Selamat… ditunggu undangan selanjutnya, MAULIATE.

  4. 4 Jimmy Situmorang
    Januari 9, 2009 pukul 5:44 am

    Sahat tu saonari ndang barani ahu manggallang kung, bah. Nang pe ro ijur ni angka jolma, ndang gabe merangsang seleraku i. Najolo i sanga do nian, alai hustop ma. Boasa? Tingki i (huingot dope au pas kalas 3 SD) di jabunami di Tarutung, adong jagal kung. Mantap ma antong, ala na dihitaan jarang do mangallang jagal molo so adong unjuk manang pesta. Hape, kungnami do puang i ala ditumpur motor (mobil-red) gabe dijagalhon. Tangis do au tingki i ala merasa bersalah au tu kung i. Hujanjihon ma dibagasan rohangku na so tupa mangallang bangso nasida.🙂 Dramatis ate. Hera ende ni si Charles Simbolon, efek putus cinta gabe marjanji na so jadi martunangan. Di topi ni Ajibata do ito….🙂 Nang pe songon i, tabo do hamu puang. Holan na mangallangi do TW6C on. Leat do lam minar-minar bohimuna molo tampil di gareja. Hidup TW6C!

    • 5 wijk6choir
      Januari 9, 2009 pukul 6:10 am

      Dramatis & Tragis ma antong kung ni Amang J. Situmorang i.
      Alai boi do molo kung na asing allangon, tabo do daba… bebas kolesterol muse, cuman .. agak hangat badan dibaen.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Radio Online

Waktu Hari ini :

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

BeasiswA n’ Lowongan Kerja

Info Beasiswa D1 D3 S1 S2

Blog Stats

  • 31,987 hits

IP-Ku

My Popularity (by popuri.us)
Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Info Geotoolbar

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

Nilai Blog’s TW6C

free counters

Peta Lokasi Pengunjung :


%d blogger menyukai ini: