13
Nov
08

Lae Munthe Berlabuh…. The Wijk 6 Choir Berseri Lagi

lae_munthe

Rabu 12 Nopember 2008, Rumah Kel. H.Munthe / Br. Silalahi

Lae Munthe berlabuh kembali. Setelah lebih kurang 7 bulan menunaikan pekerjaannya sebagai anak buah kapal Cargo di Perairan Indonesia. Sukacita ada di hatinya. Lama sudah dia memendam kerinduan pada keluarga dan saudara2-nya anggota The Wijk 6 Choir. Setback sedikit, Lae Munthe adalah anggota suara Bass The Wijk 6 Choir, karena tugas pekerjaan yang didapatkannya harus meninggalkan keluarganya dan The Wijk 6 Choir mulai berlayar pada bulan April2008.

Momen latihan koor rutin The Wijk 6 Choir setiap hari rabu dimanfaatkan untuk menjamu dan melepas rindu pada punguan (perkumpulan). Bertepatan dalam minggu ini (kamis 13 Nopember 2008) si buah hati tercintanya (borunya) Silvi Maria Margaretha br. Munthe berulang tahun yang ke-5.

Puji Tuhan atas kuasa-Nya, The Wijk 6 Choir yang pada latihan minggu lalu dicobai dengan permasalahan/perselisihan kecil berseri kembali. Banyak yang hadir, Sopran 7 orang, Alto 6 orang, Tenor 5 orang dan Bas 6 orang. Total 24 orang + 1 direjen. Suasana sukacita begitu terasa di setiap anggota. Ritual bersalaman dan berpelukan dilakukan untuk melepas rindu dengan Lae Munthe. Dirijen koor dan Ketua/pengurus The Wijk 6 Choir yang masih terasa agak kaku. Tapi terlihat usaha Ketua untuk menjalin kembali suasana berbaikan. Sapaan Ketua kepada dirijen mencairkan suasana kaku itu.

Acara pun dimulai, dibuka dengan Doa oleh Ketua, dilanjutkan Pembacaan Firman oleh Amang St.B.Manullang sekalian doa makan. Lapar pasti sudah dirasakan oleh setiap anggota (yang tidak lapar, pasti yang tak biasa nahan lapar sampai jam 20.30, jadi makan dulu di rumahnya), bagimana tidak soso-soso yang disampaikan Sekretaris Punguan Lae H.Purba “asa unang pola mangan sian jabu” (jangan makan dari rumah) disambut antusias oleh semua anggota. Menu Babi Kecap, Gulai Bebek, Ikan Mas Arsik dan Lalapan Pete semakin menanmbah rasa lapar setiap anggota yang hadir. Piring penuh dengan nasi dan lauk ada di tangan hampir setiap anggota yang dengan lahap menyantap makanannya, yang sudah sempat makan di rumah rada2 menyesal juga jadi kurang banyak porsi makanan yang disendok ke piringnya (takut kegemukan).

Usai mardaun pogu (makan bersama), acara dilanjutkan dengan latihan kor. Sumber perdebatan pada latihan pada minggu yang lalu mengenai jadwal tampil untuk melayani/bernyanyi di gereja diluruskan oleh Dirijen dan Amang Sintua bahwa minggu ke-4 sebagai jadwal Rutin The Wijk 6 Choir melayani bertepatan dengan minggu jujur taon parhuriaon. Lagu ”Sipata Sai Sungkun-Sungkun” dipilih Dirijen untuk dibawakan oleh The Wijk 6 Choir dengan pertimbangan jadwal latihan (pemantapan) tingal 2 kali saja.

Acara latihan berlangsung dengan baik. Karena lagu yang dipilih adalah lagu yang sudah pernah di bawakan The Wijk 6 Choir pada pelayanan2 sebelumnya jadi sudah cukup familier di ingatan masing2 anggota. Pukul 22.30 latihan berakhir dengan pengumuman dari sekretrais bahwa latihan minggu depan hari rabu malam tanggal 19 Nopember 2008 akan dilaksankan di rumah Kel. Ny. S.P.Tambunan Br. Simanungkalit dan doa penutup yang dibawakan oleh Amang sekretaris H. Purba.


12 Responses to “Lae Munthe Berlabuh…. The Wijk 6 Choir Berseri Lagi”


  1. 1 wijk6choir
    November 13, 2008 pukul 11:15 am

    The most beautiful thing is to see a person smiling…
    And even more beautiful is, knowing that you are the reason behind it!!!

  2. 2 Ninggor Pardede
    November 15, 2008 pukul 7:41 am

    Horas ma tutu, dinaung mulak muse anggota i. HKBP pejuang rindu mendengar lantunan lagu TWC.

  3. 3 Ninggor Pardede
    November 16, 2008 pukul 5:09 am

    Ai leleng maon asa di moderasi puang.

  4. 4 wijk6choir
    November 17, 2008 pukul 4:21 am

    Mauliate Lae Ninggor Pardede, olo bah… nunga mulai mengkel2 muse hami. Hampir sarupa do dohot punguan ama ni hurianta. Molo ada masalah, selesaikan dengan acara mamotong. He.. Hee…
    Tabo Koor muna ( Wijk 3 ) nanatoari bah!!! Semoga Wijk 3 juga semakin kompak ate.

  5. November 17, 2008 pukul 6:35 am

    Horas ma di hita sude ! Tabe mardongan holong na sian Tuhanta i.
    Berbeda pendapat di satu2 kumpulan, itu biasa…kalo kumpulan tidak pernah ada masalah, maka kumpulan itu tidak akan pernah tahu dimana kekurangannya untuk diperbaiki. Don’t worry, be happy. Kalo The Wijk 6 Choir motivasinya adalah untuk melayani Tuhan melalui lagu pujian, Tuhan tidak akan pernah membubarkannya, believe that. Aku percaya, Tuhan akan terus pakai The Wijk 6 Choir untuk memuji dan memuliakan namaNya. Jangan pernah takut sama si iblis yang ingin memecah belah anggota The Wijk 6 Choir, iblis tidak akan mampu membubarkannya karena kita dilingkupi oleh kuat kuasa Roh Kudus, Amin.
    Mari …. kita terus berlatih dan memuji Tuhan selagi kita masih diberikan suara dan kemampuan untuk bernyanyi oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

    The Wijk 6 Choir, maju terus … dalam Nama Tuhan Yesus

  6. 6 wijk6choir
    November 18, 2008 pukul 3:54 am

    Horas Amang Sintua nami! Terima kasih untuk doanya. Semoga Tuhan Yesus memberi roh pelayan2 yg Tulus dan tahan godaan bg semua anggota The Wijk 6 Choir. Kayaknya suara tenor makin mantap aja dgn bergabungnya Lae Silitonga (par-VMG) ate. Selamat melayani terus buat Amang.

  7. 7 Jimmy Situmorang
    November 18, 2008 pukul 4:03 am

    Banyak orang berpendapat bahwa perbedaan pendapat membuat suatu komunitas/kelompok/punguan membuatnya bertumbuh menuju dewasa. Itu ada benarnya. Tapi hati-hati menyikapinya. Bila perbedaan itu tidak pernah terselesaikan maka yang ada tinggal puing-puing berserakan. Ada punguan yang senang berkonflik (tidak dapat dipungkiri bahwa di alam ini ada orang senang menciptakan konflik, loh!), dan anggotanya sendiri melihat itu hanya sebuah proses pendewasaan. Apa yang terjadi di kemudian hari? Sama saja itu seperti karang yang terus menerus diterjang ombak. (Saya bayangkan di Pelabuhan Ratu🙂 )Sekokoh apa pun dia, lama-lama akan tergerus dan hancur juga. Mengatasinya? Perlu sebuah solver atau solusi.
    Melalui artikel ini, saya menemukan sebuah pembelajaran. Sebaiknya, suatu komunitas paling tidak memiliki satu orang anggotanya yang dapat menjadi solver agar tetap eksis. Dijuluki solver karena dalam mengambil tindakan selalu bersikap tenang (dari hati bukan dari perasaan) dan mendatangkan keteduhan saat berbicara bila konflik datang. Memang sulit mendapatkan orang seperti itu. Tapi jangan menyerah dulu. Kalau sudah demikian, kita harus berharap datangnya sebuah solver. Bisa apa saja. Bisa dalam bentuk apa saja. Kita tidak pernah tahu. Caranya? Karena saya orang Kristen, Berdoa!
    Si Lae Munthe datang. Tanpa disadari, pergumulan yang mungkin berlarut-larut itu lepas begitu saja. Menurutku, dia saat itu telah menjadi solver, sengaja atau tidak sengaja. Di tempat lain ada kejadian sama, tapi sang solver tidak pernah singgah. Akhirnya, Bubarlah!
    Terakhir, selamat berlatih kembali dan teruslah bernyanyi memuji DIA! Sekali di udara, tetap di udara.
    Paling terakhir🙂 , selama ini kekompakan TW6C telah membuat iri … (siapa saja yang iri, boleh angkat tangan!) dan mudah2an dengan itu TW6C menjadi solver juga buat tim lainnya. HORAS.

  8. 8 wijk6choir
    November 18, 2008 pukul 8:59 am

    Amang Jimmy Situmorang. Terima kasih. Kunjungan amang ke blogs The Wijk 6 Choir memberi warna tersendiri dan cukup spesial dlm blogs ini. “solver man” seperti yg Amang ungkapkan dlm ulasan Amang, smg juga ada dlm punguan2 di gereja kita, terutama wijk 5, agar tetap dan semakin kompak. Trims jg krn The Wijk 6 choir mnrut Amang sdh menjadi solver bg punguan yg lain. Tuhan Beserta Kita.

  9. November 20, 2008 pukul 1:51 am

    Syalom!
    Mauliate ma di Tuhan ta,
    Mauliatema di sude komentator yang membangun.
    Jala mauliatema di punguannta nungga lam martamba anggota kor wijk 6.Molo adong pe ragam galombang i lalu do sude bahenon ni Debata ai Ibana donganta. Sai tontong ma hita dikomitmennta na jadi mottota nanaeng papuji-pujionta Tuhan di ngolunta marhite angka ende. Songon na tarsurat i.” Pujilah TUHAN,hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa. Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!”
    Jala unang lupa hita disetiap latihannta di ari rabu jam 20.00, molo tung pe soadong 3 (mi) boi do patupaon ni gurunta gabe ri5.
    Mauliatema

  10. 10 wijk6choir
    November 20, 2008 pukul 2:37 am

    Terima kasih Amang Henri Purba.
    Akhirnya berhasil juga masukin comment-nya ate!!! He.. He… Tabo ma nian molo adong mie, alai untabo dope molo mamotong (mantaff). Jangan pernah kalah oleh sibolis panggete-gete ate. Tetap semangat dan bahau-membahu dengan tidak lupa memohonkan pertolongan Tuhan kita mempertahankan eksistensi The Wijk 6 Choir melayani melalui lagu2 koor pujian di gereja Tuhan.

  11. 11 Jimmy Situmorang
    November 21, 2008 pukul 4:20 am

    Halo… TW6C tidak latihan ya Rabu minggu ini? Diary-nya tidak diisi nih. Saya sering membuka blog ini, namun tidak menemukan cerita-cerita baru terutama latihan minggu ini.
    Kalo berita dari kawan, Wijk 5 berencana tampil hari Minggu yang akan menjelang. Lagunya masih dirahasiakan, tunggu tanggal mainnya!🙂 Satu lagi, latihan kami sudah mulai menarik walau belum ramai (ada saja yang absent). Cuaca mendung Rabu malam itu, tidak sanggup menghalangi kehadiran suasana ceria dalam latihan kami. See u all in the real life.

  12. 12 wijk6choir
    November 21, 2008 pukul 7:40 am

    Hallo Amang Jimmy Situmorang. Memang seminggu ini moderator The wijk 6 Choir sibuk terus bah. Lembur demi bangsa dan negara ninna (katanya) jd gak sempat posting laporan latihan. Td udah di posting 1 lg. Selamat lah utk kembali aktifnya wijk 5 ya, berarti ketemu kita hari minggu. The Wijk 6 Choir jg akan nyanyi hari minggu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Radio Online

Waktu Hari ini :

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

BeasiswA n’ Lowongan Kerja

Info Beasiswa D1 D3 S1 S2

Blog Stats

  • 31,987 hits

IP-Ku

My Popularity (by popuri.us)
November 2008
S S R K J S M
    Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Info Geotoolbar

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

Nilai Blog’s TW6C

free counters

Peta Lokasi Pengunjung :


%d blogger menyukai ini: