Arsip untuk Kategori 'Kebaktian Minggu'

09
Jun
09

Jadilah Latihannya di Rumah Kami…

Ny-Manurung_Br.dlksaribuKebaktian Minggu Gereja HKBP Pejuang, 7 Juni 2009

Ada perubahan tempat latihan koor TW6C hari Rabu malam tanggal 10 Juni 2009. Dalam latihan koor rutin Rabu malam tanggal 3 Juni 2009 kemarin sempat disepakati latihan koor hari Rabu besok akan kembali dilaksanakan di Gereja HKBP Pejuang karena anggota yang seharusnya rumahnya menjadi tempat latihan koor TW6C belum siap.

Namun selepas Kebaktian Minggu tanggal 7 Juni 2009 kemarin, Inang Ny. Manurung/Br. Doloksaribu datang menyalam ketua TW6C mengucapkan selamt hari minggu seraya berkata “Amang, kasi taulah sama kawan2, jadilah latihan di rumah kami hari Rabu malam ya, asa unang repot mamboan kopi dohot teh manis tu gareja (supaya tidak repot bawa2 kopi dan teh manis ke Gereja)”.  Senang rasanya, akhirnya Inag Ny. manurung/Br.Doloksaribu dan keluarga mau menerima kehadiran TW6C berlatih koor di rumahnya. Selama ini beliau selalu menolak dengan halus, maklum… rumahnya dijadikan sebagai tempat usaha berjualan sembako. Inang itu merasa gak enak, nanti malah acara latihannya jadi sedikit terganggu  dengan keberadaan warung di rumahnya. Saudara2-nya di  TW6C pun selama ini berusaha maklum dengan keadaan itu, takut juga nanti kalau latihan koor di rumah Inang itu, akan mengganggu orang yang ingin berbelanja.

Puji Tuhan atas kuasanya… Dia memang ahli mengatur segalanya. Kekawatiran Inang Ny. Manurung/Br.Doloksaribu diubahnya jadi keyakinan, dan TW6C pun percaya bahwa Tuhan pun akan bekerja agar orang2 yang ingin berbelanja ke warung Inang itu tidak menjadi terganggu dengan kehidiran TWC berlatih koor di sana… Amin (ETS)

25
Mei
09

baju seragam TW6C untuk Amang Pendeta

SeragamKebaktian Minggu Gereja HKBP Pejuang, 25 Mei 2009

Dalam acara latihan pemantapan TW6C Sabtu malam 23 Mei 2009 di rumah Kel. Ny. S.Simanjuntak Br. Napitu (Bendahara TW6C), ketua TW6C menyarankan agar TW6C dalam pelayanannya di Kebaktian Minggu 25 Mei 2009 memakai seragam kebangganggannya. “Besok kita pakai seragam yang merah maroon itu aja, Amang Pendeta R. Sianturi yang berkotbah, biar diingatnya lagi kita pernah sama2 melayani dalam acara Natal Parsahutaon Puri Harapan” katanya yang disambut antusias oleh anggota TW6C, namun ketua TW6C teringat lagi, ada 2 orang anggota yang belum mempunyai seragam itu (karena pada saat festival belum turut bergabung dalam TW6C) sehingga sempat niat itu dibatalakan “tapi jangan lah tahe, bagaimana pulak nanti kawan2 kita yang belum punya seragam, jadi seperti pemain cadangan lah orang itu” kata ketua bercanda. Tapi syukurlah mereka berdua dengan hati besar menanggapi canda ketua TW6C itu seraya berkata “Gak apa2 Lae ketua, nanti kami sesuaikan pakaian kami dengan warna yang senada dengan seragam itu”. Akhirnya disepakati lah bahwa dalam pelayanan keesokan harinya dalam kebaktian minggu TW6C akan tampil dengan seragamnya, keinginan ini semakin diperkuat karena TW6C akan menyanyikan lagu barunya “Puji Tuhan Hai Jiwaku” karya Gorga.

LAG-NYANYITibalah saat yang dianantikan, TW6C menyanyikan lagu pujiannya dengan mantap. Lagu Puji Tuhan Hai Jiwaku mengalun dengan mantap. Irama tradisonal bataknya dapat. Dan semua anggota sangat menikmati menyanyikan lagu ini. Bahkan ketua TW6C sampai bergoyang-goyang bedannya menyanyikannya. Amang R.Sinambela pun dapat mengiringi musik lagu dengan santainya. Apresiasi sekaligus pembelajaran juga diberikan oleh Amang Pendeta R. Sianturi, STh. Ende (nyanyian) adalah sarana yang sangat baik untuk menyembuhkan penyakit (penyakit tondi/jiwa; penyakit hati/roha; penyakit pikiran dan penyakit pardagingon/badan). “Maka bernyanyilah jika hatimu, jiwamu, tondimu atau badanmu sakit. Jangan pikirkan/pedulikan kamu bisa menyanyi atau tidak, senandung sederhana (nana.. nana.. lala..  lala…) juga adalah merupakan nyanyian. Dan berbahagialah mereka2 yang senantiasa rindu bergabung dengan kelompok2 paduan suara karena kalian adalah pelayanan2 Tuhan, karena nyanyian2 koor dalam ibadah2 gereja adalah merupakan kotbah yang sangat efektif, bahwa sebenarnya kalau kita mau menghayati lebih dalam makna yang diungkapkan melalui syair2 indah lagu koor itu maka sebenarnya kotbah pendeta tidak perlu lagi panjang2. Janganlah antong kita hanya menikmati lagunya yang enak, serasa kita terbang ke awan mendengarnya tapi kita tidak mnghayati makana dari syair2 lagu yang dibawakan.  Jadikanlah penampilanmu dalam kebaktian untuk melayani sepenuh hati dan tidak menjadikan penampilan di gereja seperti ajang festival paduan suara” kata amang Pendeta R. Sianturi,STh. dalam kotbahnya.

Apresiasi yang diberikan oleh Amang Pendeta R. Sianturi, STh. wajar2 saja membuat kita bangga. Asal kita tetap memegang teguh komitmen, bahwa kita bernyanyi adalah untuk melayani, menjadi bagian dari pelayan Tuhan dalam ibadah2 gereja dan bukan menyanyi supaya dipuji-puji. Pesan2 yang disampaikan oleh Amang Pendeta R. Sianturi, STh. ini juga kiranya menguatkan saudara anggota TW6C yang sedang menghadapi permasalahan dalam pekerjaannya. Jangan kendor iman dan semangatmu menjadu pengikut dan pelayan Tuhan Yesus dan terusl;ah bernyanyi dan melayani . Anggap itu sebagai pencobaan yang akan membuat imanmu semakin kuat untuk mempunyai  pengharapan yang lebih besar kepada-Nya. Percayakan dan serahkan saja kepada Tuhan Yesus melalui doa2 pengharapanmu kepada-Nya. Sebab ada tertulis dalam Alkitab “Tuhan mengijinkan engkau jatuh tapi Dia tidak akan membiarkan engkau sampai terjerembab”.   (ETS)

27
Apr
09

Minggu Misericordias Domini

jesus the good shepherdLatihan Pemantapan  Sabtu 25 April 2009 dan Kebaktian Minggu 26 April 2009

Misericordias Domini yang berarti Bumi Penuh dengan Kasih Setia Tuhan (Mazmur 33 : 55b …. dikutip dari www.rumametmet.com). Untuk pertama kali TW6C menyesuaikan lagu yang akan dibawakan saat pelayanannya dengan tema kotbah kebaktian minggu.  Tema kebaktian minggu yang coba diartikan oleh pengurus TW6C dengan melihat Renungan Harian terbitan HKBP Rawamangun adalah “Pemulihan”… ya karena pada keterangan renungan firman pada Renungan Harian itu ada kata2 pemulihan dinyatakan. Serentak saat itu (latihan di rumah Kel. L. Sagala/Br.Gultom Rabu 15 April 09..red) para anggota TW6C menyebut judul lagu “Hanya Dia Pemberi Kepuasan” karya cipta Theodora Sinaga sebagai lagu yang cocok dengan tema tsb.

Jadilah lagu itu yang dibawakan. Pada pelayanan2 sebelumnya, lagu ini sudah pernah dibawakan, namun karena semakin bertambahnya anggota baru TW6C (belum ikut/bergabung saat lagu ini dinyanyikan pada pelayanan sebelumnya), lagu ini lumayan lama juga dipoles.. supaya semua lebih mantap dan faham.

Bumi Penuh dengan Kasih Setia Tuhan. Sangat indah jika dihayati. Dan Kasih Setia Tuhan itu sangat nyata dirasakan oleh TW6C saat. Banyak dan teramat banyak pun berkat2 itu yang melimpah buat TW6C. Seperti pada latihan pemantapan  Sabtu 25 April 2009 di rumah Kel. R.Simanjuntak/Br.Saragih, ada 2 acara yang dilaksanakan oleh TW6C : latihan koor dan Mamoholi. Satu lagi berkat buat anggota TW6C dengan lahirnya anak ke-3 kel. R.Simanjuntak/Br.Saragih. Selepas latihan fase 1 acara mamoholi diisi dengan ucapan2 selamat dari setiap perwakilan suara (tenor – bass), guru koor, pahalado dan ditutup pengurus.

Indahnya kebersamaan terasa lagi dalam acara itu. Kebahagiaan yang diterima oleh anggota yang mendapat berkat bertambahnnya keturunan tidak serta merta melupakan anggota TW6C yang sampai saat ini belum dikaruniakan Keturunan. Mereka tetap mendoakan dan memanjatkan harapan agar Tuhan yang Maha Baik juga segera mengaruniakan keturunan bagi anggota TW6C yang masih menanti hadirnya si buah hati. Dan doa permohonan itu sungguh sangat menggetarkan hati saat dibawakan oleh Amang St. M.T. Napitupulu ketika menutup acara malam itu.

Tiba saat tampil dalam pelayanan di Kebaktian Minggu tanggal 26 April 2009. Lagu “Hanya Dia Pemberi Kepuasan” dibawakan dengan baik oleh anggota TW6C. Pengalaman2 hidup dan kesan2 indah dan menggetarkan hati yang teringat dipadu dengan menghayati syair2 lagu pijian itu semakin menambah rasa percaya dan pengharapan kita kepada Tuhan Sang Pemberi “Kepuasan,  Pemulihan, Kekuatan dan Kesabaran”

Terakhir, terima kasih untuk penulis lagu “Hanya Dia Pemberi Kepuasan” Ibu Theodora Sinaga. Kami tidak mengenal Ibu, tapi karya Ibu sungguh sangat menggetarkan hati kami saat menyanyikannya. Kami percaya bahwa Ibu adalah seorang yang diberkati Tuhan dan mempunyai Iman percaya yang teguh kepada-Nya. …..Tak berlebihan rasanya jika  sebait syair lagu itu  ketik lagi di  diary ini :

“Disaat ku lemah dan jatuh Engkau menolongku,

Kau jamah dan pulihkan daku tuk menyembah-Mu.

Tiada Kebahagiaan selain dalam Kau.

Di hadirat-Mu ada Damai ku puas dan lega”

23
Mar
09

Semakin Padu… Walau disepelekan..

murung

Kebaktian Minggu 22 Maret 2009, Gereja HKBP Pejuang

The Wijk 6 Choir (TW6C) kembali tampil melayani dalam kebaktian minggu di gereja HKBP Pejuang. Selalu berusaha komit dengan jadwal tampil melayani yang ditetapkan parhalado sejak awal (pertama kali) tampil melayani di gereja (Januari 2006 ) yaitu pada minggu ke-4 setiap bulannya. Lagu “Dos do Nangkokna, Dos do Nang Tuatna” karya komponis lagu2 pop Batak Iran Ambarita kembali dibawakan. Bagus dan semakin padu. Terlihat kegemberiaan dan semangat pada seluruh anggota TW6C pada saat menyanyikan lagu ini. Apalagi “Si Cantik Esara br. Napitupulu” Keybordist cilik nya TW6C, semakin percaya diri aja Dia, sampai2 dalam kotbahnya Pdt. Simanungkalit  memberikan appresiasi yang tinggi kepada Si Cantik Esra. Keraguan sempat terbersit dalam hati saat latihan2 persiapan lagu ini,  guru koor TW6C meminta supaya Esra mengiringi TW6C waktu membawakan lagu ini. “Apa bisa nanti si Esra, lagu ini kan lagu berirama cepat?” demikian pertanyaan yang timbul dalm hati moderator TW6C Diary. Namun keraguan itu segera hilang tak berbekas, saat Esra mengiringi dengan sempurna dalam 2 latihan terakhir. Berganti rasa kagum, “Memang berbakat dan bertalenta besar Si Esra ini!”

Disepelekan

Perasaan disepelekan menghinggapi hati setiap anggota TW6C pada kebaktian minggu kemarin. Tempat duduk yang selalu menjadi permasalahan. Dari dulu, mungkin sudah tiga kali dialami oleh TW6C saat tampil melayani. Bukan karena sempitnya ruang gereja, bukan karena jumlah tempat duduk yang kurang (kalau masalah ini rasanya sudah teratasi semenjak disatukannya 2 rumah menjadi satu gedung gereja), tapi karena kurangnya pengaturan dan komitmen jadwal melayani kelompok paduan suara.

Dalam setiap latihan pemantapannya, TW6C selalu nerencanakan di mana nanti posisi duduknya saat tampil melayani di gereja. Sama saat latihan pemantapan hari Sabtu 21 Maret 2009 di rumah kel. E. Sitohang/Br.Manurung, hal ini kembali di persiapkan. “Seperti biasa, kita duduk  di bangku baris sebelah kanan gereja menghadap mimbar. Karena dalam ibadah2 minggu tempat itu biasanya menjadi tempat N-HKBP maka sebaiknnya kita berbagi saja, kita ambil satu sap, satu sap lagi tempatnya N-HKBP”. Kata Ketua TW6C. Namun disela oleh Inang Bendahara TW6C (Ny. S.Simanjuntak Br. Napitu) katanya : “Boru saya kan anggota koor N-HKBP, menurut informasi dari dia, setiap minggu ke-4 (sesuai jadwal TW6C melayani), N-HKBP melayani pada kebaktian pagi pukul 06.00 WIB,  Berarti kita ambil 2 sap, supaya 2-3 baris kita tempati.”

Berdasarkan informasi itu, pada minggu pagi pukul 10.00 WIB, TW6C dengan percaya dirinya duduk di baris kanan bangku gereja HKBP Pejuang dengan menduduki 2 baris terdepan. Tidak dinyana, rupanya N-HKBP melayani jg pada kabaktian itu, sehingga mereka duduk di baris bangku tepat di belakang bangku TW6C. Namun, sekonyong-konyong,  salah seorang Amang Sintua datang mengatur,  “Wijk 6 pindah duduknya ke belakang, supaya N-HKBP yang di depan, atau dibagi 2, satu sap Wijk 6 dan satu sap N-HKBP” katanya. Merasa disepelekan.. apalagi merasa tidak salah, ibu2 pulak semua yang di depan), anggota TW6C tidak bergeming dari bangkunya, dan akhirnya, si Amang Sintua itu yang mengalah, dan N-HKBP pun tidak pernah merasa bahwa tempatnya  diduduki oleh orang lain.

Masalah kecil itu akhirnya berlalu, dan tidak terlalu merusak suasana hati anggota TW6C. Tapi TW6C tetap menyampaikan usulan, supaya Jadwal tampil dan pengaturan tempat duduk kelompok paduan suara yang tampil melayani agak lebih tertib lagi disusun. Terima Kasih. (ETS)




Radio Online

Waktu Hari ini :

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

BeasiswA n’ Lowongan Kerja

Info Beasiswa D1 D3 S1 S2

Blog Stats

  • 12,749 hits

IP-Ku

My Popularity (by popuri.us)

 

Mei 2012
S S R K J S M
« Agu    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Info Geotoolbar

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

Nilai Blog’s TW6C

free counters

Peta Lokasi Pengunjung :


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.