Arsip untuk Mei, 2009

29
Mei
09

Belajar Bagaimana Bersyukur

BaktiSumber : Forward E_mail Sahabat TW6C Baktiar Sitohang

AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN..!!!!!!

Kata-kata diatas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama: Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang.
Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi “KAYA” dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ”kaya”. Orang yang “kaya” bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ”Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.” Ini perwujudan rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang anak yang mengeluh karena tak dapat sepatu baru dari orangtuanya, karena sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si anak berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.
Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, “Lulu, Lulu”. Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, “Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu.” Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, “Lulu, Lulu”. “Orang ini juga punya masalah dengan Lulu ?” tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, “Ya, dialah yang menikah dengan Lulu”.

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. ada cerita lain lagi mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, “Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup ditanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga”.

Dari beberapa contoh diatas, patutlah kita berkata… Bersyukurlah…… !
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih. Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan. Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik. Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut. Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif. Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkat bagimu.

Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan. Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu. Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit. Di masa itulah kamu tumbuh.
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu. Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru. Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga.

25
Mei
09

baju seragam TW6C untuk Amang Pendeta

SeragamKebaktian Minggu Gereja HKBP Pejuang, 25 Mei 2009

Dalam acara latihan pemantapan TW6C Sabtu malam 23 Mei 2009 di rumah Kel. Ny. S.Simanjuntak Br. Napitu (Bendahara TW6C), ketua TW6C menyarankan agar TW6C dalam pelayanannya di Kebaktian Minggu 25 Mei 2009 memakai seragam kebangganggannya. “Besok kita pakai seragam yang merah maroon itu aja, Amang Pendeta R. Sianturi yang berkotbah, biar diingatnya lagi kita pernah sama2 melayani dalam acara Natal Parsahutaon Puri Harapan” katanya yang disambut antusias oleh anggota TW6C, namun ketua TW6C teringat lagi, ada 2 orang anggota yang belum mempunyai seragam itu (karena pada saat festival belum turut bergabung dalam TW6C) sehingga sempat niat itu dibatalakan “tapi jangan lah tahe, bagaimana pulak nanti kawan2 kita yang belum punya seragam, jadi seperti pemain cadangan lah orang itu” kata ketua bercanda. Tapi syukurlah mereka berdua dengan hati besar menanggapi canda ketua TW6C itu seraya berkata “Gak apa2 Lae ketua, nanti kami sesuaikan pakaian kami dengan warna yang senada dengan seragam itu”. Akhirnya disepakati lah bahwa dalam pelayanan keesokan harinya dalam kebaktian minggu TW6C akan tampil dengan seragamnya, keinginan ini semakin diperkuat karena TW6C akan menyanyikan lagu barunya “Puji Tuhan Hai Jiwaku” karya Gorga.

LAG-NYANYITibalah saat yang dianantikan, TW6C menyanyikan lagu pujiannya dengan mantap. Lagu Puji Tuhan Hai Jiwaku mengalun dengan mantap. Irama tradisonal bataknya dapat. Dan semua anggota sangat menikmati menyanyikan lagu ini. Bahkan ketua TW6C sampai bergoyang-goyang bedannya menyanyikannya. Amang R.Sinambela pun dapat mengiringi musik lagu dengan santainya. Apresiasi sekaligus pembelajaran juga diberikan oleh Amang Pendeta R. Sianturi, STh. Ende (nyanyian) adalah sarana yang sangat baik untuk menyembuhkan penyakit (penyakit tondi/jiwa; penyakit hati/roha; penyakit pikiran dan penyakit pardagingon/badan). “Maka bernyanyilah jika hatimu, jiwamu, tondimu atau badanmu sakit. Jangan pikirkan/pedulikan kamu bisa menyanyi atau tidak, senandung sederhana (nana.. nana.. lala..  lala…) juga adalah merupakan nyanyian. Dan berbahagialah mereka2 yang senantiasa rindu bergabung dengan kelompok2 paduan suara karena kalian adalah pelayanan2 Tuhan, karena nyanyian2 koor dalam ibadah2 gereja adalah merupakan kotbah yang sangat efektif, bahwa sebenarnya kalau kita mau menghayati lebih dalam makna yang diungkapkan melalui syair2 indah lagu koor itu maka sebenarnya kotbah pendeta tidak perlu lagi panjang2. Janganlah antong kita hanya menikmati lagunya yang enak, serasa kita terbang ke awan mendengarnya tapi kita tidak mnghayati makana dari syair2 lagu yang dibawakan.  Jadikanlah penampilanmu dalam kebaktian untuk melayani sepenuh hati dan tidak menjadikan penampilan di gereja seperti ajang festival paduan suara” kata amang Pendeta R. Sianturi,STh. dalam kotbahnya.

Apresiasi yang diberikan oleh Amang Pendeta R. Sianturi, STh. wajar2 saja membuat kita bangga. Asal kita tetap memegang teguh komitmen, bahwa kita bernyanyi adalah untuk melayani, menjadi bagian dari pelayan Tuhan dalam ibadah2 gereja dan bukan menyanyi supaya dipuji-puji. Pesan2 yang disampaikan oleh Amang Pendeta R. Sianturi, STh. ini juga kiranya menguatkan saudara anggota TW6C yang sedang menghadapi permasalahan dalam pekerjaannya. Jangan kendor iman dan semangatmu menjadu pengikut dan pelayan Tuhan Yesus dan terusl;ah bernyanyi dan melayani . Anggap itu sebagai pencobaan yang akan membuat imanmu semakin kuat untuk mempunyai  pengharapan yang lebih besar kepada-Nya. Percayakan dan serahkan saja kepada Tuhan Yesus melalui doa2 pengharapanmu kepada-Nya. Sebab ada tertulis dalam Alkitab “Tuhan mengijinkan engkau jatuh tapi Dia tidak akan membiarkan engkau sampai terjerembab”.   (ETS)

07
Mei
09

Happy Birthday 34th Lae E. Sitohang

ultah-e-sitohang1

Latihan Koor Rabu 6 Mey 2009, Rumah Kel. E. Sitohang / Br. Manurung

Hujan turun dengan derasnya sejak malam pukul 23.00 WIB tanggal 5 Mei 2009 dan baru berhenti pukul 03.00 WIB tanggal 6 Mei 2009. Padahal sudah hampi 2 minggu cuaca cukup panas. Hujan berkat kah ini???

Yang pasti, akibat hujan yang turun malam itu, banjir melanda jalan2 mulai Bekasi sampai Jakarta. Tak ketinggalan jalan2 di kompleks perumahan Puri Harapan, sampai malam genangan air di depan rumah Kel. E. Sitohang / Br. Manurung tidak surut2. Walah.. gimana  nih, padahal malam itu tanggal 6  Mei 2009 latihan koor rutin TW6C dilaksanakan di rumahnhya.

Tapi Amang E. Sitohang gak terlalu kawatir, anggota TW6C sudah teruji kok kesetiannya menghadiri latihan koor. Pasti pada datang, apalagi sianganya Lae E. Sitohang sudah mengirim sms kepada seluruh anggota  “Asa unang lupa latihan koor bodari di Jabu nami, pesan pardijabu mangan di jabu nami ma hita” (Jangan lupa latihan koor nanti malam di rumah kami, pesan nyonyaku makan malam bersama nanti kita di rumah kami), kata beliau dalam sms nya.

Memang benarlah, banyak juga yang datang walau bereret reret.. alias molor waktunya, acara pun dibuka tepat pukul 20.35 WIB. Sebagai prolog, Lae E. Sitohang menyampaikan mengapa beliau meminta jadwal latihan koor di rumahnya malam itu (yang seharusnya di rumah Kel. Ny. Sinaga Br. Sihotang). Rupanya tepat hari itu tanggal 6 Mey 2009, adalah hari ulang tahun Lae E. Sitohang yang ke-34. “Wah… pantas lah rupanya tadi di smsnya dibilang, asa mangan bersama dison hita” kata Amang L. Sagala nyeletuk.

Acara kemudian dilanjutkan oleh Amang H. Purba untuk membawakan doa pembuka da pembacaan renungan harian. Usai itu, dilanjutkan dengan acara tiup lilin kue ulang tahun oleh Lae. E. Sitohang. Sebelum lilin ditiup, Ito Ny. H. Purba Br. Simamora menyela dan menyampaikan saran “sebelum lilinnya ditiup, biasanya harus mengucapkan harapan2 (make a wish.. dlm bahasa inggrisnya) dulu Ito Sitohang” kata Ito itu. “Boleh juga tuh sarannya, okelah .. cuma satu yang sangat kuharapkan di ulang tahun ku yang ke-34 ini, agar kiranya Tuhan memberikan kerinduan kami selama ini seorang anak lahir di tengah-tengah keluarga kami” kata Amang Sitohang. Amiiiiinnn… serentak seluruh anggota TW6C mengaminkan dilanjut tiup lilin. Usai itu acara makan. Lae E. Sitohang dan semua anggota mendaulat Inang Ny. Sitohang Br. Sihotang (Ibundanya Lae E. Sitohang) membawakan doa makan.

Menu Ayam Gulai, Ikan Mas sambal Arsik dan Sayur Lalap sudah terhidang di meja makan. Semua anggota makan dengan lahap dan nikmatnya. Puji Tuhan atas kebersamaan ini. Kegembiraan Lae E. Sitohang, Nyonya dan seluruh keluarganya dirasakan juga oleh seluruh anggota TW6C.

Selepas acara makan bersama, dilanjut dengan latihan koor. Lagu baru “Puji Lah Tuhan Hai Jiwaku” karya GORGA tahun 2002 kembali dilatih… sejam latihan, TW6C sudah mampu menyanyikan lagu ini sampai cakap2-nya (teks lagunya) dibawah bimbingan Guru Koor Lae E. Silitonga.

Latihan ditutup pukul 22.30, dengan pesan latihan koor hari rabu depan tanggal 13 Mei 2009 akan dilaksanakan di Gereja HKBP Pejuang.

Trims Tuhan… kiranya Tuhan senantiasa menjaga keutuhan TW6C… jauhkan dari perpecahan. Teruntuk Lae E. Sitohang… Selamat Ulang Tahun ke- 34, semoga Tuhan Kita Yesus Kristus yang Maha Pengasih menjawab harapan yang disampaikan oleh Lae. (TW6C)




Radio Online

Waktu Hari ini :

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

BeasiswA n’ Lowongan Kerja

Info Beasiswa D1 D3 S1 S2

Blog Stats

  • 12,749 hits

IP-Ku

My Popularity (by popuri.us)

 

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Info Geotoolbar

performing arts
Please do not change this code for a perfect fonctionality of your counter performing arts
free counter

Nilai Blog’s TW6C

free counters

Peta Lokasi Pengunjung :


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.